Berita

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

Luhut Doakan Prabowo dan Jokowi Makin Kompak

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 15:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan harapan agar Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin kompak dalam membangun bangsa. 

Hal itu disampaikan Luhut usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-80 TNI di kawasan Monas, Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025. 

Menanggapi pertemuan Prabowo dan Jokowi yang berlangsung di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Oktober 2025, Luhut menilai pertemuan tersebut sebagai hal positif.


“Bagus kan kalau presiden dengan mantan presiden bertemu, pemimpin guyub,” ujar Luhut kepada wartawan.

Meski tidak mengetahui secara detail topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut, Luhut meyakini keduanya membicarakan hal-hal penting menyangkut bangsa dan negara. Ia pun berharap keduanya semakin kompak. 

“Saya pikir mereka berdua kan pemimpin. Pemimpin dan mantan pemimpin itu ada yang mereka bicarakan, jadi kita doakan semua kompak,” kata dia.

Luhut menilai pertemuan tersebut sebagai pertanda baik bagi stabilitas politik nasional.

“Ya kabar baik,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pertemuan Prabowo dan Jokowi merupakan ajang silaturahmi. 

Dalam pertemuan dua jam tersebut, Jokowi disebut turut memberikan sejumlah masukan kepada Prabowo terkait arah kebijakan ke depan. Pertemuan berlangsung secara tertutup dan dikonfirmasi oleh ajudan Jokowi, Syarif M. Fitriansyah.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya