Berita

Presiden Prabowo Subianto di Monas, Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025 (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Monitor Kasus Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 13:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memantau secara langsung perkembangan penanganan kasus ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. 

Perintah khusus pun telah diberikan kepada jajaran menteri dan kepala daerah untuk memberi perhatian penuh terhadap proses evakuasi dan penanganan para korban.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden terus mengikuti perkembangan situasi dan telah menginstruksikan langkah cepat lintas kementerian dan pemerintah daerah.


“Sudah, sudah. Beliau (Prabowo) memonitor terus, makanya beliau kemudian memerintahkan kepada para menteri terkait serta gubernur dan wakil gubernur untuk memberikan perhatian,” ujar Prasetyo Hadi usai menghadiri upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025. 

Prasetyo menambahkan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pondok pesantren di Indonesia, terutama terkait keamanan dan kelayakan bangunan.

“Evaluasi ke depan ke semua pondok pesantren kita harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan-bangunan infrastruktur pondok masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu, proses evakuasi korban reruntuhan Ponpes Al Khoziny masih terus dilakukan hingga Minggu sore. Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa sementara telah mencapai 36 orang.

Menurut Budi, proses evakuasi telah mencapai sekitar 60 persen dengan melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan setempat. 

Pada Minggu dini hari, tim menemukan 11 jenazah, sehingga total sementara korban jiwa mencapai 36 orang dalam peristiwa yang terjadi pada Senin, 29 September 2025.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya