Berita

Keluarga dan kuasa hukum tersangka pengeroyokan terhadap empat staf Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta seorang wartawan meminta maaf kepada korban. (Foto: RMOLBanten)

Hukum

Pengeroyok Staf KLH dan Wartawan Minta Damai

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 04:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pihak keluarga dan kuasa hukum dari para tersangka pengeroyokan terhadap empat staf Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta seorang wartawan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Mereka berharap kasus ini dapat diselesaikan melalui jalur damai.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada 21 Agustus 2025 di area PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) saat para korban sedang melakukan liputan inspeksi mendadak (sidak). Para korban diduga dikeroyok oleh sejumlah tenaga keamanan, anggota ormas, hingga oknum Brimob. 

Permintaan maaf disampaikan dalam konferensi pers di sebuah kafe di Kota Serang, Sabtu 4 Oktober 2025. 


Asep Indra Andryana selaku kuasa hukum tersangka dari pihak sipil, didampingi oleh perwakilan perusahaan Haji Mas Irfan, menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada teman-teman media, khususnya kepada Saudara Rifki dari Tribun dan Anton dari Humas KLH" ujar Asep dikutip dari RMOLBanten.

Asep menjelaskan bahwa para tersangka merupakan tulang punggung keluarga dengan anak-anak yang masih berusia di bawah lima tahun. Karena itu, pihak keluarga berharap para korban bersedia memberi maaf dan membuka ruang untuk penyelesaian damai.

"Kami berharap kasus ini dapat diselesaikan secara restorative justice atau musyawarah kekeluargaan," kata Asep.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya