Berita

Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Jabatan Wapres Gibran Harusnya Otomatis Gugur

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 04:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Riwayat pendidikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka masih menjadi perbincangan publik.

Peneliti media dan politik Buni Yani mengatakan, penipuan dokumen untuk pencalonan posisi tertinggi di republik ini tidak hanya dilakukan oleh mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi, tetapi juga oleh putra sulungnya, Wapres Gibran Rakabuming Raka yang ditemukan oleh netizen hanya punya ijazah SMP -- atau bahkan cuma SD. 

"Dengan begitu maka seharusnya jabatan publik yang dimiliki oleh Gibran gugur dengan sendirinya karena menggunakan dokumen palsu untuk mendaftar di KPU," kata kata Buni Yani dikutip dari akun Facebook pribadinya, Minggu 5 Oktober 2025.


Atas dasar fakta memalukan ini, kata Buni Yani, seharusnya Presiden Prabowo Subianto bertindak cepat untuk mengamankan republik, bukan malah terkesan melindungi Jokowi dan keluarga. 

"Prabowo punya dua utang ke rakyat, yaitu menyeret Jokowi ke pengadilan dan secepatnya memakzulkan Gibran -- satu paket kehinaan bangsa yang telah mempermalukan kita semua di mata dunia," kata Buni Yani.

Masalah terbesar bangsa sekarang ini, kata Buni Yani, adalah memberikan keadilan kepada rakyat dengan membawa Jokowi dan Gibran ke pengadilan. 

"Mereka harus mempertanggungjawabkan kejahatannya," pungkas Buni Yani.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya