Berita

Tentara Hamas. (Foto: Aljazeera)

Dunia

Bahas Masa Depan Gaza

Hamas Bakal Gelar Pertemuan Faksi Palestina di Mesir

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 00:45 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kelompok milisi Hamas akan mengumpulkan berbagai faksi Palestina di Mesir untuk membicarakan masa depan Jalur Gaza pascaperang.

Seorang pejabat Hamas mengatakan kepada AFP bahwa forum tersebut akan fokus pada isu persatuan Palestina hingga pembentukan pemerintahan di Gaza.

"(Mesir akan jadi tuan rumah) dialog intra-Palestina mengenai persatuan Palestina dan masa depan Gaza, termasuk mengenai pemerintahan Jalur Gaza," kata pejabat itu, dikutip Sabtu 4 Oktober 2025.


Pertemuan ini digelar setelah Hamas menyatakan persetujuan atas proposal Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait rencana perdamaian di Gaza.

Pada Jumat 3 Oktober 2025, Hamas setuju membebaskan sandera sesuai dengan usulan Trump. Namun, kelompok itu tidak menyinggung soal pelucutan senjata maupun pengasingan kadernya dari Palestina, sebagaimana diminta dalam proposal tersebut.

Proposal yang diajukan Trump sendiri berisi 20 poin, antara lain penghentian serangan, pemulangan sandera, penarikan pasukan Israel, serta pembentukan pemerintahan sementara Gaza. Usulan itu juga mencakup pemberian bantuan kemanusiaan, pembangunan kembali Gaza, dan pelucutan senjata Hamas.

Rencana Trump mendapat sambutan positif dari sejumlah negara Barat maupun Arab-Muslim. Israel pun dilaporkan menyetujui proposal itu.

Setelah Hamas memberi sinyal setuju, Trump mendesak Israel segera menghentikan agresinya agar pembebasan sandera dapat terealisasi. Namun, Israel menegaskan meski bersiap melaksanakan tahap pertama rencana tersebut, serangan ke Gaza tetap berlanjut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya