Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Indeks Harga Pangan FAO Turun di September

SABTU, 04 OKTOBER 2025 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) melaporkan bahwa indeks harga pangan global kembali menunjukkan penurunan pada bulan September, setelah sempat menyentuh puncak dua tahun di bulan Juli. 

Data terbaru yang dirilis pada Jumat 3 Oktober 2025 mencatat indeks September berada di angka 128,8, turun dari 129,7 pada Agustus. Meskipun demikian, angka ini masih 3,4 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan hampir 20 persen lebih rendah dari rekor tertinggi pasca-invasi Rusia ke Ukraina pada Maret 2022.

Penurunan indeks pada September terutama didorong oleh membaiknya prospek pasokan di sejumlah komoditas kunci, khususnya gula dan produk susu. Hal ini menandai pergeseran positif dari tekanan harga yang sebelumnya terjadi.


Harga gula anjlok sebesar 4,1 persen, menyentuh level terendah sejak Maret 2021. Sedangkan Harga susu turun sebesar 2,6 persen secara bulanan. Penurunan ini dipicu oleh anjloknya harga mentega, seiring dengan meningkatnya prospek produksi di kawasan Oseania.

Tolok ukur harga sereal global juga menunjukkan pelemahan sebesar 0,6 persen dibandingkan Agustus. Penurunan ini terjadi di beberapa komoditas utama, seperti gandum, jagung, dan beras. 

Harga minyak nabati turun 0,7 persen karena harga minyak sawit dan kedelai yang lebih renda. Sebaliknya, harga daging naik 0,7 persen ke rekor tertinggi baru seiring kenaikan harga daging sapi dan domba. Harga daging sapi mencetak rekor baru, didukung permintaan kuat di AS di tengah pasokan domestik yang terbatas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya