Berita

Kapusjianmar Seskoal Laksma TNI Salim bersama Pasis Dikreg angkatan ke-64 TA 2025 di Gedung Martadinata Seskoal, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Oktober 2025. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Pertahanan

Kuliah Umum Kapusjianmar Kupas Strategi Keamanan Maritim Global

SABTU, 04 OKTOBER 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Pertama TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla. memberikan kuliah umum dengan tema Strategi Keamanan Maritim Global kepada Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) Seskoal angkatan ke-64 TA 2025 di Gedung Martadinata Seskoal, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 3 Oktober 2025.
 
“Kita perlu memahami perubahan karakter kekuatan laut dan cara transformasinya melalui hubungan dengan masalah lingkungan laut, ekonomi biru dan keamanan manusia, penekanan pada kejahatan maritim dan penegakan hukum di laut, serta berbagai inovasi praktis yang digunakan, termasuk teknologi dan praktik informal,” kata Salim dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.

Lanjut dia, keamanan maritim merupakan istilah yang menyoroti tantangan-tantangan baru dan menawarkan dukungan untuk mengatasi ancaman yang ada di laut. 


“Keamanan maritim saat ini merujuk pada penanggulangan ancaman-ancaman seperti sengketa maritim antarnegara, terorisme maritim, pembajakan, perdagangan narkotika, orang dan barang ilegal, proliferasi senjata pemusnah massal, penangkapan ikan ilegal, kejahatan lingkungan, atau kecelakaan dan bencana maritim,” jelasnya.

Jebolan AAL 1995 ini menerangkan perlunya aturan formal dan informal dalam tata kelola keamanan maritim. 

“Kita harus mengkaji bagaimana aturan tersebut ditegakkan melalui operasi di laut, mekanisme koordinasi hukum informal baru, dan pengembangan kapasitas dengan mempertimbangkan kompleksitas dan fragmentasi hukum maritim yang semakin meningkat,” ulas Salim.

Mantan Dansatrol Kodaeral III ini selanjutnya menganalisis pola kerja sama keamanan maritim internasional yang kompleks dengan melibatkan berbagai mitra nasional, serta aktor swasta dan non-negara lainnya termasuk perusahaan pelayaran, perusahaan militer dan keamanan swasta dan komunitas nelayan.

“Studi keamanan maritim perlu mengintegrasikan keterlibatan yang lebih berkelanjutan dengan penyebab dan interaksinya di darat serta manifestasinya di laut,” pungkas Salim.

Kuliah umum ini mendapat respons positif dari para Pasis Dikreg Seskoal angkatan ke-64 yang menunjukkan antusiasme tinggi melalui diskusi interaktif dan pertanyaan-pertanyaan kritis terkait strategi keamanan maritim nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembekalan strategis yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan wawasan maritim para Pasis Dikreg Seskoal dalam rangka membentuk pemimpin TNI Angkatan Laut yang visioner dan profesional di masa depan.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya