Berita

Suasana Muktamar X PPP di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

PPP Tidak Pernah Belajar dari Konflik Masa Lalu

JUMAT, 03 OKTOBER 2025 | 21:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Konflik internal di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kembali terjadi merupakan cermin kegagalan mematangkan di usianya yang tua.

Founder Citra Institute, Yusak Farchan menilai, keributan fisik di arena Muktamar X PPP di Ancol kemarin memperlihatkan permasalahan klasik tak pernah diselesaikan.

"Kejadian itu sangat disayangkan, mengingat PPP adalah partai tua dan sarat pengalaman, tapi tak pernah matang," ujar Yusak kepada RMOL, Jumat 3 Oktober 2025.


Menurutnya, pembelahan di internal akibat pergantian kepemimpinan pernah terjadi begitu lama, dan semestinya bisa menjadi pembelajaran untuk mematangkan diri.

"Kalau bicara konflik, PPP pernah mengalami konflik tajam di era sebelumnya, tapi PPP sepertinya tidak belajar dari konflik masa lalu," kata Yusak.

Namun, tidak matangnya PPP dalam berpolitik adalah karena transaksional yang sudah sangat kental. Sehingga substansi dalam berpartai tidak terealisasi dengan baik.

"Problem terbesar PPP salah satunya adalah kaderisasi. Calon Ketua Umum, idealnya memang dari figur internal," kata Yusak.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya