Berita

Ketua Isuzu Masanori Katayama (ketiga dari kiri) dan Gubernur Carolina Selatan Henry McMaster (tengah) menghadiri upacara peletakan batu pertama pabrik kendaraan perusahaan di Carolina Selatan pada Rabu, 1 Oktober 2025 (Foto: Japan Times)

Bisnis

Isuzu Bangun Pabrik Pertama di AS

JUMAT, 03 OKTOBER 2025 | 11:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan otomotif Jepang, Isuzu Motors, resmi memulai pembangunan pabrik kendaraan di South Carolina, Amerika Serikat. Pabrik ini akan menjadi fasilitas independen pertama Isuzu di AS.

Produksi truk di pabrik baru tersebut ditargetkan mulai pada 2027. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi dampak kebijakan tarif tinggi pemerintahan Presiden AS Donald Trump, yang membuat biaya ekspor dari Jepang semakin mahal. Dengan adanya pabrik di AS, Isuzu bisa memperluas produksi lokal sekaligus menekan pengiriman dari Jepang.

“Pembangunan ini sebenarnya sudah direncanakan sebelum kebijakan tarif Trump diluncurkan. Memiliki pabrik independen di AS adalah impian kami,” kata Ketua Isuzu, Masanori Katayama, dalam upacara peletakan batu pertama pada Rabu, dikutip dari Japan Times, Jumat 3 Oktober 2025.


“Dengan pabrik di AS, kami bisa lebih fleksibel menghadapi tarif, termasuk meningkatkan pengadaan suku cadang dari pemasok lokal," tambahnya.

Isuzu sudah memasarkan kendaraan di Amerika Utara sejak 1984. Pada tahun fiskal 2023, mereka mencatat penjualan tertinggi sekitar 44.000 unit. Saat ini, sekitar 40 persen kendaraan yang dijual di kawasan tersebut masih diekspor langsung dari Jepang, sementara sisanya dirakit oleh perusahaan mitra di AS.

Ke depan, Isuzu menargetkan memproduksi hingga 50.000 kendaraan per tahun, termasuk truk listrik, di pabrik baru South Carolina pada 2030. Sebagian besar produksi itu akan difokuskan untuk memenuhi permintaan pasar Amerika Utara.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya