Berita

Logo OpenAI (Foto: RMOL/REni Erina)

Bisnis

Valuasi OpenAI Tembus 500 Miliar Dolar AS

JUMAT, 03 OKTOBER 2025 | 10:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan kecerdasan buatan OpenAI berhasil mencapai valuasi 500 miliar Dolar AS. Angka ini melonjak dari valuasi sebelumnya sebesar 300 miliar Dolar AS.

Menurut laporan Reuters, kenaikan tersebut dipicu oleh kesepakatan penjualan saham senilai sekitar 6,6 miliar Dolar AS. Saham dijual oleh karyawan aktif maupun mantan karyawan perusahaan.

"Sebagai bagian dari kesepakatan itu, karyawan OpenAI menjual saham kepada konsorsium investor, termasuk Thrive Capital, SoftBank, Dragoneer Investment Group, MGX Abu Dhabi, dan T. Rowe Price," kata seorang sumber anonim, dikutip Jumat 2 Oktober 2025.


"Perusahaan telah mengesahkan penjualan saham senilai lebih dari 10 miliar Dolar AS di pasar sekunder," tambahnya.

Langkah ini menunjukkan betapa panasnya persaingan antar perusahaan teknologi besar dalam merekrut talenta AI. Mereka berlomba menawarkan paket kompensasi besar demi menarik tenaga ahli terbaik.

Sebagai perbandingan, Meta baru-baru ini menggelontorkan miliaran dolar ke perusahaan rintisan AI, Scale AI. Bahkan, mereka merekrut CEO muda berusia 28 tahun, Alexandr Wang, untuk memimpin unit "super intelligence" barunya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya