Berita

Pendiri dan CEO Redea Institute, Antarina S.F Amir. (Foto: Dokumentasi Redea Institute)

Nusantara

Konferensi Internasional Redea Institute

Peran Guru Tak Bisa Digantikan Artificial Intelligence

KAMIS, 02 OKTOBER 2025 | 17:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Program untuk pengembangan profesional guru, administrator, dan staf, terus ditingkatkan bagi kegiatan belajar mengajar dengan tujuan akhir keberhasilan siswa.

Demikian dikatakan Pendiri dan CEO Redea Institute Antarina S.F Amir dalam Konferensi Tahunan ke-15 dengan tema "Menggagas Ulang Pendidikan di Era Digital” di Jakarta, dikutip Kamis 2 Oktober 2025.

"Redea Institute menyoroti peran Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) di ruang kelas, kesetaraan digital, pembelajaran berbasis data, model pembelajaran hibrida dan personal, suara siswa, kepemimpinan yang etis, dan kesejahteraan dalam konteks digital," kata Antarina.


Menurut Antarina, inti dari Konferensi Internasional Redea 2025 terletak pada keyakinan bahwa transformasi pendidikan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi lintas disiplin, lintas generasi, dan lintas batas geografis. 

“Sebagai lembaga yang berfokus pada riset dan pengembangan untuk kemajuan -- kami memegang teguh satu komitmen: untuk selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anak," kata Antarina.

Salah satu pendidik John Almarode, menjelaskan bahwa sebagai pendidik, harus mengakui bahwa para siswa dan rekan kerja kini menghadapi lingkungan yang sangat berbeda dibandingkan dengan jaman dahulu 

“Sebagus apapun teknologi generative AI berkembang, itu hanyalah alat bantu -- bukan jawaban. Dari pandemi Covid-19, kita belajar satu hal penting: peran guru tidak dapat digantikan. Teknologi mungkin berubah, tetapi guru yang hebat akan selalu bertahan," kata John.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya