Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Cetak Rekor Ditopang Saham Kesehatan

KAMIS, 02 OKTOBER 2025 | 07:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham sektor kesehatan melambung, mendorong bursa Eropa ke garis hijau pada penutupan perdagangan Rabu 1 Oktober 2025 waktu setempat. Sektor ini mencatat lompatan 5,4 persen, kinerja harian terbaik sejak November 2008. 

Sehari sebelumnya, Pfizer menyepakati penurunan harga obat resep dalam program Medicaid AS sebagai imbalan atas keringanan tarif. Sejumlah saham farmasi pun melejit, antara lain Sartorius 9,5 persen, Merck 10 persen, Roche 8,6 persen, dan AstraZeneca 11,2 persen.

Hampir seluruh sektor berakhir di zona positif, di tengah gejolak politik Amerika Serikat (AS), di mana pemerintah AS resmi menghentikan sebagian besar operasinya, pada Rabu siang, yang berpotensi menunda rilis laporan ketenagakerjaan. Absennya data tersebut diperkirakan meningkatkan volatilitas pasar dan menyulitkan Federal Reserve dalam menilai kondisi ekonomi jangka pendek.


Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup melesat 1,15 persen atau 6,44 poin menjadi 564,62, mencatat kenaikan harian terbesar sejak 23 Juli. Indeks FTSE 100 Inggris mencapai rekor tertinggi, melambung 1,03 persen atau 96,00 poin menjadi 9.446,43. Sementara, Indeks DAX Jerman menguat 0,98 persen atau 232,90 poin ke posisi 24.113,62. Kemudian CAC Prancis meningkat 0,90 persen atau 71,01 poin jadi 7.966,95.

Data memperlihatkan aktivitas manufaktur zona Euro kembali terkontraksi pada September, sementara inflasi meningkat dipicu kenaikan harga jasa dan perlambatan penurunan biaya energi. 

Inggris mencatat penyusutan manufaktur tercepat dalam lima bulan, sejalan dengan pelemahan yang juga dilaporkan di Prancis dan Jerman. Namun, indeks utama saham Inggris tetap menguat berkat dorongan sektor kesehatan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya