Berita

Kepala BGN Dadan Hindayana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu 1 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Nusantara

Kepala BGN Minta Publik Jangan Ejek Program Mulia MBG

KAMIS, 02 OKTOBER 2025 | 00:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Badan Gizi Nasional (BGN) meminta semua pihak untuk tidak lagi memplesetkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Makan Beracun Gratis. Sebab, MBG merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan mulia. 

Hal itu disampaikan Kepala BGN Dadan Hindayana kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu 1 Oktober 2025. 

“Itu kan hak masing-masing ya. Tapi mohon tidak mengaburkan bahwa ini adalah program yang bertujuan mulia, yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto,” ujar Dadan. 


Ia berharap semua pihak menghormati pemerintahan Prabowo yang tengah berupaya menunaikan program MBG sebagai janji politiknya di Pilpres 2024.

“Jadi kita hormati lah istilah-istilah yang seperti itu,” tukasnya. 

Wakil Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP, Charles Honoris sebelumnya menyampaikan keprihatinan atas maraknya plesetan program MBG di media sosial.

Hal itu disampaikan Charles dalam rapat kerja bersama Kepala BGN Dadan Hindayana, Menteri Kesehatan, dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu 1 Oktober 2025.

“Konten-kontennya banyak Pak, lucu-lucu. MBG itu sekarang diplesetin bukan Makan Bergizi Gratis tapi Makan Beracun Gratis, Makan Belatung Gratis, makanan berbahaya, dan lain-lain,” ujar Charles.

Meski demikian, Charles menegaskan bahwa situasi ini tidak bisa dianggap remeh. Ia menilai pemerintah harus melakukan langkah konkret agar citra program tidak semakin memburuk.

“Tapi ini sedih, saya sedih melihat ini. Jadi harus ada hal besar yang dirubah, harus ada langkah-langkah besar yang dilakukan,” tandasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya