Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Danantara Bidik Investasi Pangan dan Kesehatan di Eropa

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 14:53 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Indonesia (Danantara) mulai melirik peluang penanaman modal di Eropa. Fokus utama diarahkan ke sektor pangan dan kesehatan, yang dinilai memiliki prospek besar sekaligus dapat menjadi pintu masuk transfer teknologi dari negara-negara maju.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menegaskan langkah ini tidak hanya bertujuan menarik arus investasi ke dalam negeri, tetapi juga menempatkan Danantara sebagai pemain aktif di kancah global.

“Saya sebagai pimpinan di Danantara melihat potensi untuk kita nantinya ada potensi investasi di Eropa, berhubungan dengan pangan dan healthcare (kesehatan),” ujarnya dikutip Rabu, 1 Oktober 2025.


Rosan mengakui, industri dalam negeri masih tertinggal dalam pemanfaatan teknologi, khususnya di bidang kesehatan. Untuk itu, strategi ekspansi ke luar negeri dipandang penting agar Danantara tidak sebatas menunggu arus investasi yang masuk, melainkan juga aktif menjajaki peluang di pasar global.

Meski begitu, mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat ini belum bersedia membuka angka pasti investasi yang akan digelontorkan di Eropa.

“Ya, sebentar lagi ada pengumumannya, saya belum bisa umumkan sekarang. Nilainya cukup signifikan,” imbuhnya. 

Selain rencana ekspansi Danantara, Rosan juga menyebut ada perusahaan pangan raksasa asal Eropa yang menunjukkan minat berinvestasi di Indonesia. Perusahaan tersebut diklaim akan menanam modal di salah satu BUMN pangan, sementara Danantara akan ikut berpartisipasi dalam skema investasi tersebut.

“Danantara investasinya nanti di perusahaan tersebut. Kemudian, perusahaan tersebut, yang merupakan salah satu perusahaan pangan terbesar di dunia, juga akan berinvestasi di Indonesia,” jelasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya