Berita

Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri. (Foto: Youtube Teguh Santosa)

Politik

Cerita Rachmawati di Balik Gerakan 1 Oktober 1965

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 12:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setiap 1 Oktober bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila, sebagai penegasan atas ketahanan ideologi negara pasca tragedi G30S/PKI yang menewaskan sejumlah perwira tinggi TNI AD pada 1965. 

Di balik peristiwa kelam itu, ada kisah penuh ketegangan yang disimpan keluarga Presiden pertama RI, Ir. Soekarno. Salah satunya diceritakan langsung oleh putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri.

Cerita Rachmawati itu terdokumentasikan di kanal Youtube Teguh Santosa. Rachma masih mengingat jelas suasana mencekam pada pagi 1 Oktober 1965. Saat itu ia bersiap berangkat sekolah, namun tiba-tiba pintu kamarnya digedor pengawal. 


“Saya udah mau sekolah nih kok tiba-tiba diketok sama pengawal putra-putri nggak boleh keluar dari kamar. Ada apaan?” ceritanya, seperti dikutip ulang RMOL pada Rabu, 1 Oktober 2025.

Rasa penasaran membuatnya nekat keluar kamar. Dari pantry tempat ajudan biasanya duduk, ia menyaksikan sesuatu yang aneh. 

“Loh kok ada pasukan aneh gitu. Gue tahu dia pakai seragam Cakra tapi kayaknya nggak pernah naik-naik begini dalam ring satu. Dari bahasanya itu bertanya Presiden Soekarno di mana, putra-putranya di mana,” ungkap Rachmawati.

Situasi semakin genting. Ia diberi kode agar segera masuk kembali ke kamar. Namun tak lama, sekitar pukul 9 atau 10 pagi, keluarga presiden diperintahkan untuk dievakuasi. 
“Saya nggak naik heli, saya pakai mobil biasa jadi dievakuasi dari kepungan di sana itu keluar lewat Veteran. Putra-putri Presiden di-stop, kan ditanya mau ke mana, ini siapa. Tapi lolos juga sampai Halim,” kenangnya.

Rachmawati bercerita, di Halim ia bersama Sukmawati dan Guruh Soekarnoputra. Sementara Guntur dan Megawati sudah lebih dulu berada di Bandung bersama sang ibu. 

“Yang mengalami persis waktu dikepung cuma kita bertiga,” katanya.

Ia menuturkan bahwa perintah untuk bertemu Bung Karno baru datang sekitar pukul 14.00 WIB. 

“Jadi dia (Bung Karno) bilang kamu harus belajar ini politik, bolak-balik dia ngomong gitu,” ucapnya, menirukan pesan ayahnya.

Ketegangan belum berhenti. Dari Halim, sekitar pukul 3 sore, mereka diterbangkan ke Bandung dengan helikopter. 
“Waduh masuk Bandung ke Husein Sastranegara gelap banget, lampu bandara itu dimatiin, dia cuma dikasih kode pakai senter aja,” tuturnya.

Setibanya di Bandung, keluarga besar Soekarno ditempatkan di Wisma Siliwangi. Rachmawati masih ingat bagaimana ibundanya, Fatmawati, kaget melihat anak-anak tiba-tiba muncul tanpa penjelasan. 

“Beliau nggak tahu, nggak ada yang ngasih tahu peristiwa itu. Baru di situ cerita ada aspri bapak,” ucapnya.

Masa-masa setelah itu tak kalah sulit. Rachmawati mengisahkan, mereka sempat dievakuasi ke Istana Cipanas. 
“Dua bulan lebih enggak ketemu bapak gimana, wah. Jadi nggak boleh keluar pagar Istana Cipanas, lima anaknya,” kenangnya dengan getir.

Kesaksian Rachmawati memberi gambaran nyata tentang bagaimana keluarga presiden ikut merasakan detik-detik genting saat bangsa berada di ambang perpecahan. Sebuah cerita yang mempertegas mengapa 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila—hari ketika ideologi bangsa tetap tegak meski diterpa badai.




Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya