Berita

Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD. (Foto: Youtube Mahfud MD)

Politik

Mahfud MD Soroti Keracunan MBG: Nyawa Bukan Persoalan Angka

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 10:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menuai sorotan setelah sejumlah kasus keracunan makanan terjadi di berbagai daerah. Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, bahkan mengungkap bahwa keluarganya turut menjadi korban.

“Jadi saya punya ponakan, ponakan saya itu punya anak, makan bergizi gratis lalu satu kelas itu 8 orang langsung muntah-muntah,” kata Mahfud lewat kanal Youtube miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.

Mahfud menegaskan, persoalan keracunan tidak bisa dipandang sebatas angka kecil dari total distribusi makanan. Meski insiden hanya 0,0017 persen dari sekitar 30 juta makanan yang sudah disalurkan, tetap harus ditangani serius.


“Isu ini memang menjadi isu nasional, meskipun kecil sekali dari segi total. Tapi kan juga jutaan pesawat terbang di dunia ini lalu lalang setiap hari, kecelakaan satu aja tidak sampai 0,001 persen orang sudah ribut, karena itu menyangkut nyawa. Jadi bukan persoalan angka. Ini harus diteliti lagi apa masalahnya,” tegasnya.

Kendati demikian, Mahfud menilai program MBG tetap merupakan salah satu program terbaik yang dijalankan pemerintah. Menurutnya, program ini memiliki tujuan mulia untuk membantu jutaan anak Indonesia yang kesulitan mendapatkan makanan bergizi.

Mahfud juga menyoroti persoalan koordinasi dalam penyelenggaraan program. Ia menilai pemerintah daerah seharusnya dilibatkan secara lebih jelas agar ketika terjadi masalah, tidak ada kebingungan mengenai siapa yang bertanggung jawab.

“Banyak pertanyaan di bawah, sebenarnya penyelenggara di bawah itu siapa? Pemerintah daerah tidak tahu karena secara struktural tidak dilibatkan, tapi begitu ada masalah keracunan mereka yang turun. Jadi tata kelola ini memang harus diperbaiki,” tandasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya