Berita

Duta Besar Palestina di Jakarta, Zuhair Al Sun dan Pendiri Tahir Foundation Dato' Sri Tahir (Foto: RMOL/Sekretariat Presiden)

Global

Tahir Foundation Salurkan Bantuan Rp8,3 Miliar untuk Palestina

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 15:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tahir Foundation kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina senilai 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp8,3 miliar.

Berdasarkan pantauan RMOL, penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh pendiri Tahir Foundation Dato’ Sri Tahir kepada Duta Besar Palestina Zuhair Al-Shun di Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.

Dalam sambutannya, Tahir mengungkapkan keprihatinan mendalam atas penderitaan rakyat Palestina. 


“Setiap malam saya melihat tayangan Al Jazeera, dan hampir tidak pernah ada gambar yang indah. Yang ada hanya anak-anak menangis, meminta makanan, dan terbunuh. Itu sangat menyedihkan,” ucapnya.

Salah satu orang terkaya di Indonesia itu menyebut bahwa bantuan ini bukan yang pertama dilakukan. Ia berharap bisa datang langsung dan menemui warga Palestina untuk mendukung mereka. 

“Saya sudah tiga kali berpartisipasi. Tahun lalu, saya juga memberikan setengah juta dolar kepada Raja Yordania untuk mendukung Gaza melalui bantuan makanan. Impian saya adalah suatu hari bisa duduk bersama anak-anak dan perempuan tak bersalah di Gaza, berbagi makanan dengan mereka,” tutur Tahir.

Duta Besar Palestina Zuhair Al-Shun menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi bantuan tersebut. Ia menyebut Presiden Palestina Mahmoud Abbas dengan senang hati menyambut kedatangan Tahir ke sana.

“Ketika krisis di Gaza dimulai, beliau memutuskan membangun 1.000 rumah di Gaza dengan anggaran 10 juta dolar. Presiden kami sudah mengetahui hal ini dan berharap bisa segera bertemu beliau di Palestina untuk memperkuat kerja sama antara Tahir, Indonesia, dan pemerintahan kami,” ungkap Zuhair.

Menurut laporan Kedubes Palestina, donasi dari Tahir Foundation akan digunakan untuk memperkuat layanan onkologi, gawat darurat, serta mendukung penyediaan obat-obatan dan peralatan medis penting di Rumah Sakit Universitas Nasional An-Najah.

Bantuan ini diharapkan dapat memastikan layanan penyelamatan jiwa tetap tersedia bagi masyarakat Palestina, terutama anak-anak dan kelompok rentan. 

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya