Berita

Rocky Gerung. (Foto: YouTube TV Radio Polri)

Politik

Rocky Gerung Sukses Pengaruhi Listyo Sigit soal Isu Lingkungan

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 00:12 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengamat politik Rocky Gerung merasa mampu mempengaruhi Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal isu lingkungan. Ia membantah bahwa dirinya yang terkooptasi dengan Kapolri.

“Rocky Gerung sudah terkooptasi dengan Kapolri (menirukan pesan WA salah seorang tokoh masyarakat sipil), loh kalau dalam isu lingkungan, terbalik! Pak Sigit yang terkooptasi oleh isu lingkungan yang saya buat, begitu dong fairness-nya tuh,” ujar Rocky dalam dialog publik dengan tema ‘Penyampaian Pendapat di Muka Umum Hak dan Kewajiban, Tindakan Anarkistis Menjadi Tanggung Jawab Hukum’ di STIK-PTIK, Jakarta Selatan pada Senin, 29 September 2025.  
  
Mulanya, akademisi yang dikenal kritis ini berkisah soal aktivitasnya menanam pohon bersama Polda Riau beberapa waktu lalu. Lantas hal itu mengundang sorotan dari seorang tokoh masyarakat sipil. 


“Tiba-tiba ada seorang tokoh masyarakat sipil WA saya, ‘Rocky Gerung anda ternyata sudah dibeli oleh polisi itu, terlihat anda sudah berfoto dengan Pak Sigit Kapolri lagi nanam pohon dan anda bicara di samping Kapolri’,” kata Rocky menirukan bunyi pesan WA tersebut.
 
Aktivis senior ini kemudian geram dengan tokoh tersebut. Ia menegaskan seharusnya pemikirannya bisa di balik, yakni Rocky Gerung yang membeli Kapolri.

“Bukan saya yang terbeli, karena saya nyusun kurikulum tentang hubungan polisi dengan lingkungan yang disebut green policing yang dipromosikan oleh Kapolda Riau. Jadi bayangin masyarakat sipil pun mencurigai aktivitas masyarakat sipil,” tegasnya.

Ia memahami kondisi masyarakat sipil yang demikian karena tidak mampu berpikir secara kritis terhadap suatu fenomena.

“Jadi kepicikan aktivis masyarakat sipil juga ada karena kecengengan nggak bisa berpikir,” tandasnya.         

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya