Berita

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Gerindra Bambang Haryo Soekartono. (Foto: dpr.go.id)

Politik

DPR: Permasalahan MBG Bukan Hanya Tanggung Jawab BGN

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 06:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih banyak menimbulkan permasalahan di lapangan bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Gizi Nasional (BGN).

Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono menyebut ada beberapa lembaga yang seharusnya juga bertanggung jawab dalam pelaksanaan MBG, di antaranya Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Koordinator Bidang Pangan hingga Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Jadi ini (MBG) perlu perhatian, BGN memang menjadi leading sector tapi di sini ada tanggung jawab Bapanas dan Satgas Pangan yang tugasnya menjamin mutu dan kualitas pangan serta nilai gizi seluruh rakyat Indonesia,” kata BHS akrab disapa kepada RMOL di Jakarta, Minggu malam, 28 September 2025.


Lanjut Legislator Gerindra ini, rantai pasok bahan makanan yang memadai menjadi tolok ukur keberhasilan program MBG. Ia mencontohkan banyak produk peternakan dan perikanan yang sudah tidak fresh karena kurangnya pendingin.

“Di Vietnam dan Malaysia semua hasil peternakan dan perikanan pakai cold storage sehingga bahan makanan bisa tahan lama dan fresh, ini seharusnya jadi perhatian pemerintah,” imbuhnya.

Anggota DPR dari Dapil Jatim I menilai bahwa program MBG sangat penting dalam mencetak generasi bangsa yang kuat dan sehat.

“Tujuan Pak Prabowo ini agar anak-anak Indonesia kuat. Di tahun 2036 kita bonus demografi, kalau SDM-nya memble kacau kita. Jadi program ini harus dilakukan dengan serius dan melibatkan semua lembaga,” pungkasnya.     

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya