Berita

Ilustrasi (Foto: Metrotv)

Bisnis

Nilai Transaksi Harian BEI Turun 1,26 Persen Jadi Rp28,19 Triliun

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) selama sepekan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau periode 22-26 September 2025, tercatat sebesar Rp28,19 triliun. Nilai ini turun 1,26 persen dibandingkan sepekan sebelumnya, yaitu Rp28,55 triliun per hari.
 
Namun, berdasarkan data perdagangan saham yang dikutip[ Senin 29 September 2025, volume transaksi harian selama sepekan terpantau melonjak 12,1 persen menjadi 47,08 miliar saham dari 42 miliar saham per hari pada pekan sebelumnya.

Begitu juga dengan frekuensi transaksi harian yang bertambah 15,57 persen atau 2,45 juta kali dibandingkan dengan sepekan sebelumnya, yakni 2,12 juta kali transaksi per hari.


Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat 26 September 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,6 persen ke level 8.099 dari posisi 8.051 pada penutupan perdagangan akhir pekan sebelumnya. 

IHSG sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa (ATH) 8.169 pada perdagangan Rabu, 24 September 2025. Dengan posisi IHSG yang berakhir di level 8.099, maka saat ini nilai kapitalisasi pasar (market cap) di BEI menjadi Rp14.888 triliun atau meningkat 1,75 persen dibandingkan ketika penutupan perdagangan di akhir pekan sebelumnya sebesar Rp14.632 triliun.

Pada perdagangan Jumat (26/9), investor asing mencatatkan nilai beli bersih (all market) sebesar Rp583,1 miliar. Namun untuk sepanjang tahun ini yang berakhir 26 September 2025, investor asing sudah melakukan net foreign sell mencapai Rp53,6 triliun.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya