Berita

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Nusantara

Menkes Budi Gunadi:

Penerapan SLHS Buat SPPG Belum Jamin Kebersihan Bahan MBG

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 23:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku penerapan kewajiban memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum dapat menjamin kebersihan makanan. 

"Belum cukup (menjamin), memang harus ada juga prosesnya benar-benar dijaga," ucap Menkes Budi Gunadi Sadikin usai rapat koordinasi dengan sejumlah menteri terkait penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) program MBG di Gedung Adhiyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Minggu, 28 September 2025.

Ia menerangkan Kemenkes, BGN dan sejumlah kementerian terkait akan bersama-sama melakukan pengawasan dari persiapan menu makanan hingga menjadi sajian untuk disantap anak-anak di sekolah.


"Dan kita tadi sudah bersama-sama dengan BGN akan mengontrol proses dari persiapan makanannya, mulai dari pemilihan bahannya, kemudian juga pengolahan makanannya, kemudian penyajiannya seperti apa, itu semua sudah kita sepakatilah bahwa nanti akan kita bantu bersama-sama agar tidak terjadi lagi seperti ini," jelasnya.

Ditanya soal berapa banyak jumlah SPPG yang memiliki SLHS, Menkes belum dapat menyampaikan secara gamblang. Namun, pihaknya menegaskan sertifikat itu penting agar seluruh SPPG memiliki standardisasi kelaikan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.

"Datanya saya belum dapat secara lengkap, tetapi memang Sertifikat Higienis dan Laik Sanitasi ini kita akan percepat agar supaya semua SPPG yang ada itu memenuhi standar dari kebersihannya, standar dari orang-orangnya, standar juga dari prosesnya supaya selesai," tutup Budi Gunadi.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya