Berita

Brigjen Polisi Helfi Assegaf. (Foto: Wikipedia)

Presisi

Mantan Kapolsek Bantar Gebang Jabat Kapolda Lampung

SABTU, 27 SEPTEMBER 2025 | 04:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Brigjen Polisi Helfi Assegaf mendapat promosi jabatan menjadi Kapolda Lampung menggantikan Irjen Helmy Santika.

Promosi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/ 2192 /IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025.

Helfi yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri otomatis akan menyandang pangkat bintang dua di pundak.


Jebolan Akpol 1992 ini sudah malang melintang dalam dunia reserse dan memiliki sejumlah prestasi dalam mengungkap kasus-kasus besar. Teranyar, Brigjen Helfi sukses membongkar kasus beras oplosan dan gudang Minyakita di Depok yang dijual tidak sesuai takaran. 

Pria kelahiran 22 April 1970 ini mengawali kariernya di kepolisian sebagai Pamapta Res Metro Bekasi, kemudian secara bertahap dipercaya menjadi Kanit IV Sat Intelpam Res Metro Bekasi dan Kanit Jatanras Sat Reskrim Metro Bekasi. Pengalaman di lapangan sebagai penyidik semakin mengasah naluri resersenya.

Kemudian, ia dipercaya memimpin sebagai Kapolsek Bantar Gebang Res Metro Bekasi, Wakasat Reskrim Res Metro Bekasi, hingga Kasat Reskrim Res Metro Bekasi. Setelah lama bertugas di Bekasi, Helfi mendapat penugasan baru sebagai Kapolsek Ciputat Res Metro Jakarta Selatan dan kemudian dimutasi menjadi Kasat Reskrim Res Metro Depok.

Perjalanan kariernya terus berlanjut. Helfi pernah menduduki posisi Kapusdalops Res Metro Tangerang dan Kapolsek Jatiuwung Res Metro Tangerang. Pengalaman di berbagai wilayah dan fungsi memberinya perspektif yang komprehensif tentang dinamika kejahatan di perkotaan. 

Dengan rekam jejak itu, Helfi dianggap bakalan sukses memimpin keamanan di Provinsi Lampung.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya