Berita

Ilustrasi TikTok (Foto: RMOL/Reni Erina)

Tekno

TikTok Terbukti Gunakan Data Anak untuk Target Konten

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2025 | 12:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas privasi Kanada menemukan bukti bahwa TikTok mengumpulkan data pribadi sensitif dari banyak anak-anak dan menggunakannya untuk iklan serta penargetan konten.

Hasil investigasi gabungan antara Komisaris Privasi Kanada, Philippe Dufresne dan otoritas privasi di Quebec, British Columbia, serta Alberta menunjukkan ratusan ribu anak-anak Kanada menggunakan TikTok setiap tahun, padahal aplikasi itu secara resmi tidak ditujukan untuk anak di bawah 13 tahun.

“TikTok mengumpulkan sejumlah besar informasi pribadi penggunanya, termasuk anak-anak. Data ini dipakai untuk menargetkan konten dan iklan, yang bisa berdampak buruk terutama bagi remaja,” kata Dufresne dalam konferensi pers, dikutip dari Reuters Kamis, 25 September 2025.


TikTok mengaku telah menanggapi penyelidikan itu dengan memperbaiki metode verifikasi usia agar anak di bawah umur tidak bisa mengakses platform. Mereka juga berjanji akan memperjelas komunikasi agar pengguna, khususnya anak muda, memahami bagaimana data mereka dipakai.

Selama proses investigasi, TikTok juga menyetujui sejumlah perubahan, termasuk melarang iklan yang menargetkan pengguna di bawah 18 tahun, kecuali berdasarkan kategori umum seperti bahasa dan perkiraan lokasi. Aplikasi milik ByteDance China itu juga menambah informasi soal kebijakan privasi untuk pengguna di Kanada.

"Meskipun kami tidak setuju dengan beberapa temuan, kami tetap berkomitmen untuk menjaga transparansi dan praktik privasi yang kuat," kata juru bicara TikTok dalam sebuah pernyataan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya