Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Terkoreksi saat Pasar Nantikan Data Ekonomi

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2025 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas jatuh karena penguatan Dolar AS saat investor berhati-hati menjelang rilis data ekonomi. Pasar menantikan data klaim pengangguran mingguan Amerika yang akan dirilis Kamis, dan Indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), indikator inflasi pilihan the Fed, akan dirilis Jumat pekan ini.

Harga emas spot turun 0,8 persen menjadi 3.734,58 Dolar AS per ons pada perdagangan Rabu 24 September 2025 atau Kamis 25 September 2025 WIB. Emas sempat menyentuh rekor 3.790,82 Dolar AS. 

Sementara itu, emas berjangka emas Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Desember ditutup melorot 1,2 persen menjadi 3.768,1 Dolar AS per ons.


Indeks Dolar AS (Indeks DXY) menguat 0,6 persen, membuat emas yang dibanderol dalam greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sementara imbal hasil US Treasury bertenor 10 tahun juga ikut naik.

Harga logam lainnya melemah. Perak spot turun 0,4 persen menjadi 43,84 Dolar AS per ons. Platinum terkoreksi 0,7 persen ke posisi 1.468,44 Dolar AS. Paladium jatuh 0,7 persen menjadi 1.211,45 Dolar AS.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya