Berita

Ilmuwan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dinia Husni Rahiem. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Ilmuwan Perempuan UIN Ciputat Duduki Top 2% Scientists Worldwide

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 21:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta makin berkibar di kancah internasional. Ilmuwan sekaligus Guru Besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Prof Maila Dinia Husni Rahiem masuk dalam Top 2% Scientists Worldwide selama tiga tahun berturut-turut.

Pengakuan ini didasarkan pada dampak sitasi ilmiah yang diukur dengan metodologi terbuka dan lintas sub-bidang, sehingga kredibilitasnya diakui luas.

Fokus keilmuan Prof Maila berada pada resiliensi, thriving, dan pendidikan, serta STEM lintas disiplin yang inklusif. Ia menekankan evidence-based teaching dan analitik pembelajaran untuk mendorong mutu dari PAUD hingga perguruan tinggi.


Pendekatan ini membuat karyanya relevan bagi para pengambil kebijakan yang membutuhkan rekomendasi berbasis data.

“Saya berharap semakin banyak perempuan percaya diri meniti jalur riset yang bermakna dan lintas disiplin,” tutur Prof Maila dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu, 24 September 2025.

Saat ini, Prof Maila mengemban tugas sebagai Penasihat Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Di ranah ini, ia menerjemahkan temuan ilmiah ke dalam arsitektur kebijakan penguatan kompetensi guru, pembelajaran bermakna, dan implementasi STEM yang terjangkau dan adil.

Secara global, Top 2% menyaring sekitar 100 ribu peneliti sebagai dua persen teratas di bidang masing-masing. Meski demikian, porsi ilmuwan perempuan di daftar Indonesia masih terbatas, diperkirakan sekitar 10–15 persen.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya