Berita

Poster Sleepaway Camp 1983 (Foto: IMDB)

Entertainment

Film Horor Klasik Sleepaway Camp Siap Dirilis Ulang

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 14:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Teror dari film horor klasik tahun 80-an, Sleepaway Camp, siap dihidupkan kembali setelah lebih dari 42 tahun.

Film ini kerap dibandingkan dengan Friday the 13th karena sama-sama mengambil latar perkemahan musim panas. Meski dibuat dengan anggaran terbatas, karya sutradara Robert Hiltzik ini berhasil melahirkan empat sekuel sepanjang empat dekade terakhir.

Dikutip dari dari Screen Rant, Selasa 23 September 2025, perusahaan produksi milik Kenan Thompson dan Johnny Ryan Jr., AFA, resmi mengantongi hak untuk menggarap versi baru Sleepaway Camp. Menariknya, Robert Hiltzik yang menyutradarai film orisinalnya kembali dipercaya memimpin proyek ini.


Dalam pernyataannya, Hiltzik mengatakan banyak perusahaan sempat mengincar hak pembuatan ulang film tersebut. Namun, hanya AFA yang menurutnya benar-benar sejalan dengan visinya.

“Saya senang sekaligus merasa terhormat bisa bekerja sama dengan AFA untuk Sleepaway Camp versi baru. Mereka mendukung visi saya agar tetap menjaga keaslian film ini untuk penggemar lama, sambil memperkenalkannya ke generasi baru,” ujar Hiltzik.

Saat pertama kali rilis, film ini memang banyak menuai kritik. Meski begitu, Sleepaway Camp justru sukses di box office dengan pendapatan lebih dari 11 juta Dolar AS, jauh di atas modalnya yang hanya 350 ribu Dolar.

Popularitasnya semakin meningkat setelah dirilis dalam format video rumahan, dan sejak itu film ini menjadi kultus dengan banyak penggemar setia.

Daya tarik terbesar film ini ada pada akhir ceritanya yang mengejutkan. Hal inilah yang disebut Ryan Jr. dari AFA menjadi dasar kuat untuk menghidupkan kembali film tersebut. Ia juga memastikan versi baru ini akan menghadirkan kejutan tambahan dari Hiltzik.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya