Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri (Foto: Humas Polda Metro Jaya)

Bisnis

Irjen Asep Minta Personel Harus Satu Komando Saat Amankan Unjuk Rasa

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 11:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri meminta seluruh personel yang berjaga dalam pengamanan aksi unjuk rasa (unras) di DPR-MPR RI mengedepankan cara humanis dan profesional.

Ia menegaskan, pengamanan unras tidak boleh menimbulkan kerusuhan maupun kerusakan fasilitas umum. Anggota harus sabar dan terukur. Demi menjaga kehumanisan itu, Asep menegaskan, personel di lapangan tidak dibekali senjata api, sementara penggunaan gas air mata hanya dapat dilakukan sesuai SOP dan dengan izin langsung darinya.

“Semua tindakan wajib dalam satu komando tanpa inisiatif pribadi,” tegas Asep, di Jakarta, Rabu, 24 September 2025.


Ia juga mengingatkan, untuk perwira pengendali agar mengedepankan langkah persuasif. 

“Pegang teguh prinsip Jaga Jakarta. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Tunjukkan profesionalisme, jaga marwah institusi, dan buktikan Polri mampu menjaga unjuk rasa dengan baik,” tutup Asep.

Sebanyak 9.498 personel gabungan disiagakan dalam mengamankan peringatan Hari Tani Nasional ke-65 di kawasan DPR/MPR RI, hari ini, Rabu, 24 September 2025. Menurut jadwal, ribuan buruh tani akan menggelar aksi penyampaian pendapat mulai pukul 09.00 WIB.

Ribuan personel tersebut terdiri dari sekitar 7.000 anggota Polri, 1.400 personel TNI (Kodam Jaya dan Marinir), serta 600 personel dari Pemda dan instansi terkait.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya