Berita

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu dalam program Rakyat Bersuara di televisi swasta, Selasa malam, 23 September 2025. (Foto: Gambar Tangkap Layar Youtube INews

Politik

Said Didu Desak Prabowo Sapu Bersih Koruptor Lewat Reshuffle Lanjutan

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 11:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diharapkan terus melakukan penataan dan aksi bersih-bersih koruptor melalui reshuffle lanjutan.

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mengatakan, terdapat sejumlah lembaga negara yang seharusnya juga dilakukan reshuffle oleh Prabowo, karena berkaitan langsung dengan penegakan hukum.

"Sekarang, Pak Prabowo ingin memberantas korupsi yang sangat keras, makanya kena lah Riza Chalid yang tidak pernah bisa disentuh oleh siapa pun, malah berteman dengan semua Presiden sebelumnya," ujar Said Didu dalam program Rakyat Bersuara di televisi swasta, Selasa malam, yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 24 September 2025.


Menurut Didu, Prabowo memiliki visi yang diakui masyarakat dan banyak pihak. Namun, butuh kerja lebih keras untuk pemberantasan korupsi.

"Masalahnya Pak Prabowo belum mengambil sendok untuk pemberantasan korupsi, sehingga Kapolri masih tetap, KPK masih yang lama, Kejaksaan Agung hanya diawasi TNI," tutur Didu. 

Ia memandang perlu bagi Prabowo untuk memastikan lembaga penegak hukum masuk ke daftar reshuffle selanjutnya demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih.

"Sehingga yang korupsi sapunya (yang menyapu) belum bersih, walaupun cita-citanya Pak Prabowo sudah oke," ucapnya.

"Kalau Presiden Prabowo mau membentuk pemerintahan bersih, maka harus sapu bersih. Sapunya harus bersih," demikian Said Didu menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya