Berita

Ilustrasi pencari kerja. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Dukung Program Presiden Prabowo

Jarnaspi 08 Siap Biayai 50 Ribu Peserta Magang

RABU, 24 SEPTEMBER 2025 | 01:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jaringan Nasional Penambang Indonesia (Jarnaspi 08) mendukung program Presiden Prabowo Subianto yang membuka kesempatan magang bagi generasi Milenial dan Gen-Z. 
"Tahap perdana program magang akan dibuka pada akhir September 2025 dengan kuota 50 ribu peserta, dan ditargetkan aktif pada November-Desember 2025," kata Ketua Umum Jarnaspi 08, Iwan Setiawan melalui keterangan elektronik di Jakarta, Rabu 24 September 2025.

Peserta akan ditempatkan di delapan bidang pendukung industri pertambangan, yakni administrasi dan perkantoran, pertanian/perkebunan, peternakan, perikanan, makanan olahan, lingkungan, pakaian dan  perlengkapan tambang, serta digital branding.

“Jika berjalan baik, program ini akan berdampak signifikan bagi perekonomian sekaligus stabilitas sosial politik,” ujar Iwan.

“Jika berjalan baik, program ini akan berdampak signifikan bagi perekonomian sekaligus stabilitas sosial politik,” ujar Iwan.

Saat ini, Jarnaspi 08 menaungi 50 perusahaan tambang di sektor nikel, batu bara, tembaga, dan logam mulia. Jumlah ini diperkirakan bertambah menjadi sekitar 200 perusahaan dalam waktu dekat.

Iwan optimistis jumlah peserta bisa terus meningkat. Dengan proyeksi lebih dari 1.000 perusahaan tambang bergabung hingga akhir 2025 -- termasuk 200 perusahaan tercatat di Bursa Efek Jakarta -- kuota magang diyakini dapat mencapai satu juta orang.

Selain mendukung program magang, Jarnaspi juga mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat pendaftaran pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) ke sistem Minerba One Data Indonesia (MODI).





Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya