Berita

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol (dua dari kiri) di Cikande, Serang, Selasa, 23 September 2025. (Foto: YouTube)

Nusantara

Radioaktif di Cikande Disebut Masuk dari Luar Negeri Tanpa Terkontrol

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 23:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pencemaran radioaktif Cesium-137 yang ditemukan di kawasan industri Cikande, Serang, Banten diduga masuk dari luar negeri.

Hal tersebut disampaikan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol berdasarkan keterangan para ahli. Ia juga sudah meninjau proses dekontaminasi zat radioaktif di Cikande, Serang, Banten, Selasa, 23 September 2025.

"Unsur ini hanya diproduksi dari reaktor nuklir. Di Indonesia tidak ada reaktor nuklir, dimungkinkan cemaran ini berasal dari negara lain yang masuk tanpa terkontrol," ujar Hanif.


Kasus pencemaran ini masih ditangani tim khusus bentukan pemerintah, salah satu yang dilakukan adalah dekontaminasi. Proses pengangkatan material dikawal Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), serta Gegana Polri.

Material ditumpuk di PT Peter Metal Technology (PMT) sebelum dipindahkan tempat penyimpanan jangka panjang (long-term storage).

"Sebanyak 7 kuintal material berhasil dipindahkan ke PMT dengan tingkat radiasi turun menjadi 0,07 hingga 0,04 mikrosievert per jam, setara kondisi normal di lapangan," jelas Hanif.

Ia pun memastikan keamanan masyarakat diutamakan. Apalagi, pemerintah sudah berpengalaman menangani kasus serupa yang pernah terjadi di kawasan Batan Indah, Tangerang Selatan tahun 2019 silam.

"Kami pastikan masyarakat akan tetap aman," pungkasnya.

Pencemaran zat radioaktif ini ditemukan Bapeten dari material besi rongsokan di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang pada 22 Agustus 2025. Pada Rabu, 10 September 2025, warga sekitar lokasi temuan cemaran radioaktif dilakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas setempat.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Dunia Film Berduka, Bintang Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Senin, 13 Juli 2026 | 16:19

Kapolri dan Jajaran Sowan ke Cilangkap Perkuat Silaturahmi dengan Panglima TNI

Senin, 13 Juli 2026 | 16:16

Bincang Ringan di Cilangkap

Senin, 13 Juli 2026 | 16:10

Demokrat Minta Kasus Mantan Jampidsus Febrie Diserahkan ke KPK

Senin, 13 Juli 2026 | 16:06

DPR Buka Peluang Panggil Mahfud MD Bahas Dugaan Cacat Prosedur Kasus Febrie

Senin, 13 Juli 2026 | 16:02

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Maut di Bangkok

Senin, 13 Juli 2026 | 15:59

Rasio Defisit APBN 2026 Paling Tinggi Imbas Lonjakan Belanja Negara

Senin, 13 Juli 2026 | 15:53

Prabowo Diminta Ambil Langkah Strategis Atasi Ketegangan Polri-Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:44

Polri Didesak Berantas Buzzer Penyebar Disinformasi soal Pengamanan Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:30

Rakernas GPA Tegaskan Dukungan Penuh ke Prabowo dan Polri

Senin, 13 Juli 2026 | 15:16

Selengkapnya