Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Dolar AS Tak Berdaya saat Pasar Tunggu Pidato Powel

SELASA, 23 SEPTEMBER 2025 | 08:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar AS jatuh melemah terhadap sejumlah mata uang utama, saat pasar mencerna berbagai komentar pejabat Federal Reserve (The Fed) terkait arah kebijakan moneter setelah keputusan pemangkasan suku bunga pekan lalu.

Indeks Dolar (Indeks DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, melemah 0,39 persen menjadi 97,34, pada penutupan perdagangan Senin 22 September2025. 

Dolar AS melorot 0,38 persen menjadi 0,792 terhadap Franc Swiss. Juga merosot terhadap Yen Jeoang 0,17 persen ke posisi 147,69. 


Sementara, Euro menguat 0,44 persen menjadi 1,1796 Dolar AS. Poundsterling menguat 0,37 persen ke level 1,3516 Dolar AS. 

Gubernur The Fed, Stephen Miran, berpendapat kebijakan moneter saat ini terlalu ketat. Dia menilai perubahan kebijakan imigrasi, pajak, dan regulasi dapat menekan suku bunga alami AS, sehingga pemangkasan lebih agresif dibutuhkan. Miran sendiri sempat berbeda pandangan dengan mayoritas anggota the Fed pekan lalu, dengan mendorong pemangkasan 50 basis poin, bukan 25 basis poin.

Pasar menunggu pidato Chairman Fed Jerome Powell di Rhode Island, yang dijadwalan Selasa pekan ini, waktu setempat. Pidatonya akan menjadi penentu arah kebijakan berikutnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya