Berita

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menutup pameran Jakarta International Investment, Trade, Tourism & SMEs Expo (JITEX) 2025. (Foto: Humas JITEX 2025)

Bisnis

Potensi Investasi JITEX 2025 Buktikan Jakarta Siap Jadi Kota Global

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 11:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pameran Jakarta International Investment, Trade, Tourism & SMEs Expo (JITEX) 2025 resmi ditutup dengan pencapaian besar. 

Dalam lima hari penyelenggaraan di Jakarta Convention Center mulai 17–21 September, JITEX berhasil mencatat potensi transaksi hingga Rp14,35 triliun dan menarik lebih dari 25 ribu pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

Penutupan acara dipimpin Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, didampingi Kepala Dinas PPKUKM. Turut hadir jajaran Anggota DPRD DKI, Wakil Ketua HIPPINDO Rama Auwines, serta para pejabat terkait.


Rano Karno alias Bang Doel menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan gelaran JITEX tahun ini.

“Jika di tahun ini kita bisa mencapai Rp14,35 triliun dalam lima hari, maka di tahun 2026 harus kita lanjutkan dan tingkatkan lagi, sampai jumpa di JITEX 2026,” ungkap Rano lewat keterangan resminya yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 22 September 2025.

Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, menilai capaian JITEX sejalan dengan upaya memperkuat sektor ritel dan konsumsi domestik. JITEX 2025 merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat dan berdaya saing. 

Pencapaian Rp14,35 triliun potensi transaksi menegaskan adanya potensi besar pelaku usaha lokal, UMKM, hingga brand nasional untuk menembus pasar global. 

"Dengan semangat Belanja di Indonesia Aja (BINA), kita ingin memastikan konsumsi domestik terus tumbuh, sekaligus menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi ritel di kawasan Asia,” jelas Budihardjo.

Keberhasilan JITEX 2025 membuktikan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Lebih dari sekadar pameran UMKM, JITEX kini menjadi platform strategis yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan, sekaligus mempertegas posisi Jakarta sebagai kota global dan pusat ekonomi, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya