Berita

Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan di Jakarta Utara. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

Dinas LH DKI:

Operasional RDF Plant Rorotan Tak Perlu Dikhawatirkan

SENIN, 22 SEPTEMBER 2025 | 06:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menjamin warga di sekitar RDF Plant Rorotan di Jakarta Utara tidak perlu khawatir dengan rencana operasional fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif tersebut. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, masyarakat tidak perlu cemas karena setiap tahap uji coba dan persiapan operasional RDF Plant Rorotan didampingi pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memastikan sesuai kaidah ilmiah dan standar lingkungan yang ketat.

“Kami pastikan operasional RDF Plant Rorotan aman, ramah lingkungan, dan tidak mengganggu masyarakat sekitar,” kata Asep dikutip dari PPID DKI Jakarta, Senin 22 September 2025. 


Sebagai bentuk keseriusan, DLH DKI sudah menambah tiga unit deodorizer untuk mengendalikan potensi kebauan di area proses, gudang produk, dan area residu. 

Fasilitas ini juga dilengkapi sistem pengendalian emisi mutakhir, yaitu Cyclone dan Bag Filter untuk menyaring  partikulat debu, Wet Scrubber tambahan untuk menyisihkan polutan gas, Wet Electrostatic Precipitator untuk menangkap partikulat halus dan kabut, serta Carbon Active untuk menyerap senyawa kimia berbahaya.

Asep menambahkan, pihaknya juga telah melakukan modifikasi pada dua fasilitas eksisting, yakni Wet Scrubber dan Cerobong, agar emisi yang dilepaskan benar-benar aman dan sesuai baku mutu lingkungan. Selain itu, penambahan induced draft fan kedua dilakukan untuk mengoptimalkan aliran gas menuju cerobong sehingga lebih terkendali.

"RDF Plant Rorotan juga mengadopsi teknologi canggih asal Austria, Jerman, Italia, dan Belanda yang sudah terbukti unggul dalam pengolahan sampah," pungkas Asep.




Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya