Berita

Seorang anggota Milisi Nasional Bolivarian menunjukkan kepada seorang wanita cara mengoperasikan senjata selama latihan militer di Caracas (Foto: Associated Press)

Dunia

Warga Sipil Venezuela Mulai Latihan Militer Hadapi Ancaman AS

MINGGU, 21 SEPTEMBER 2025 | 12:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Venezuela menggelar hari latihan militer bagi warga sipil di beberapa kota, termasuk kawasan padat Petare di Caracas. 

Kegiatan itu dilakukan sebagai respons atas penempatan kapal perang AS di perairan internasional dekat pantai Venezuela dan meningkatnya retorika dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Menurut laporan media lokal, latihan berlangsung beberapa jam lalu dan melibatkan materi pengenalan senjata, pertolongan pertama dasar, serta taktik perlawanan revolusioner.


“Di sini saya belajar apa yang perlu saya pelajari untuk membela apa yang benar-benar penting bagi saya: negara saya, tanah air saya, bangsa saya, Venezuela,” kata Luzbi Monterola, seorang pegawai kantor berusia 38 tahun, yang mengikuti salah satu sesi pelatihan di Petare. 

“Saya tidak takut kepada siapa pun dan apa pun," tambahnya, seperti dikutip dari TRT World, Minggu, 21 September 2025. 

Langkah Caracas datang setelah, hampir sebulan lalu, Washington mengerahkan kapal-kapal perang ke perairan internasional di lepas pantai Venezuela, didukung pula oleh pesawat tempur F-35 yang ditempatkan di Puerto Rico, yang menurut AS merupakan operasi anti-narkoba. 
Pemerintah Venezuela menuduh aksi tersebut sebagai bentuk perang tanpa deklarasi yang dilancarkan Washington di Karibia.

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino López, menuduh AS melakukan campur tangan. Menurutnya Washington berupaya melakukan regime change dan mencuri minyak serta sumber daya negara lainnya. 

“Hari ini adalah tonggak yang kita tandai dalam revolusi militer yang kita tulis bersama: rakyat dan Angkatan Bersenjata bersama-sama. Ini adalah revolusi militer sejati!” ujar Padrino López saat kegiatan latihan diadakan.

Di Petare, jalan utama ditutup untuk menyelenggarakan kursus singkat yang mengajarkan penanganan senjata dan taktik pertahanan. 

Dalam kelompok-kelompok kecil sekitar 30 orang, tentara mengajarkan cara memegang senjata, penggunaan masker, serta pertolongan pertama dasar.

 “Semua ini tentang minyak, emas, berlian, sumber daya kita. Kami akan berjuang untuk apa yang menjadi milik kami,” ujar John Noriega, 16 tahun, yang datang ke acara bersama orang tuanya.

Latihan serupa juga dilaporkan digelar di San Cristóbal dan Barinas. Di pesisir, kapal-kapal nelayan terlihat berlayar berdampingan dengan unsur-unsur angkatan laut, menurut cuplikan yang ditayangkan stasiun televisi negara.

Sebelumnya, Venezuela juga melaksanakan latihan militer tiga hari di Pulau La Orchila, sebagai tanggapan atas persepsi ancaman dari armada AS yang dikabarkan berjumlah tujuh kapal dengan tambahan kapal selam bertenaga nuklir. 

Caracas telah memobilisasi ribuan relawan dan mengarahkan angkatan bersenjata untuk turun ke lingkungan-wilayah pemukiman untuk memberi pelatihan.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21

DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49

DPR Tegaskan LPDP Harus Tegakkan Kontrak di Tengah Polemik “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26

Pemerintah Inggris Siap Hapus Andrew dari Daftar Pewaris Takhta

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25

Norwegia Masih Kuat di Posisi Puncak Olimpiade, Amerika Salip Tuan Rumah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya