Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Serangan Israel ke Gaza Pelanggaran Humaniter Internasional

SABTU, 20 SEPTEMBER 2025 | 04:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI mengecam keras serangan darat yang dilancarkan militer Israel ke Kota Gaza, Palestina, baru-baru ini. 

Terlebih serangan tersebut telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar, termasuk perempuan dan anak-anak. Serangan itu dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

Tercatat sedikitnya 91 orang yang tewas dalam serangan Israel pada Selasa 16 September 20245 kemarin. Mengutip NBC News, sesuai data yang dirangkum pihak Pejabat Kesehatan Palestina, angka ini menambahkan jumlah korban jiwa hingga mencapai 65.000-an orang.


Hal itu menunjukkan eskalasi kekerasan yang tidak berperikemanusiaan terjadi secara kasat mata. 

“Serangan brutal yang menargetkan warga sipil tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun,” kata Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini kepada wartawan, Jumat 19 September 2025. 

Menurut Legislator Nasdem ini, Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa, memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk bersuara lantang terhadap segala bentuk kejahatan kemanusiaan.

Atas dasar itu, Amelia mendesak Kementerian Luar Negeri untuk segera mengambil langkah diplomasi aktif, baik secara bilateral maupun multilateral, guna menekan Israel agar menghentikan agresinya.

Ia juga meminta Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional untuk tidak tinggal diam, melainkan segera bertindak tegas sesuai mandat Piagam PBB dan hukum internasional. 

Tak hanya itu, Amelia mendesak dunia internasional untuk mengupayakan gencatan senjata permanen dan membuka akses kemanusiaan tanpa hambatan ke Gaza.

“Kemanusiaan harus ditempatkan di atas segalanya. Tidak ada alasan dan dalih yang dapat membenarkan pembunuhan massal terhadap warga sipil,” pungkas Amelia.




Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya