Warga Apartemen Ancol Mansion menggelar demo di depan Kantor Gubernur Jakarta, Kamis, 18 September 2025. (Foto: Dok. Pribadi)
Warga Apartemen Ancol Mansion menggelar demo di depan Kantor Gubernur Jakarta, Kamis, 18 September 2025. (Foto: Dok. Pribadi)
"Kami menyampaikan keluhan warga terkait penyalahgunaan wewenang dalam pengurusan dan pengelolaan PPPSRS tanpa budgeting, inefisiensi dan potensi markup, serta dugaan penggelapan keuangan,” ujar kuasa hukum warga sekaligus penghuni apartemen, Marthen Luther Lie.
Dalam aksinya, Dinas Perumahan DKI Jakarta diminta meninjau ulang Surat Pencatatan tertanggal 27 Agustus 2025 terkait susunan kepengurusan PPPSRS yang dinilai tidak amanah.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 14:15
Senin, 12 Januari 2026 | 14:10
Senin, 12 Januari 2026 | 14:08
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 13:52
Senin, 12 Januari 2026 | 13:40
Senin, 12 Januari 2026 | 13:12
Senin, 12 Januari 2026 | 13:10
Senin, 12 Januari 2026 | 13:04