Anggota Komisi XIII DPR Marinus Gea. (Foto: RMOL/Raiza A
Anggota Komisi XIII DPR Marinus Gea. (Foto: RMOL/Raiza A
Marinus menilai, tindakan tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM), terutama kebebasan berekspresi. Padahal, hak tersebut dijamin dalam konstitusi serta pilar utama demokrasi pasca reformasi.
“Praktik sweeping, penangkapan sewenang-wenang, dan penggunaan pasal karet untuk membungkam mahasiswa, aktivis, maupun media independen tidak sejalan dengan semangat reformasi,” kata Marinus kepada wartawan, Kamis 18 September 2025.
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
UPDATE
Jumat, 03 April 2026 | 00:15
Kamis, 02 April 2026 | 23:50
Kamis, 02 April 2026 | 23:21
Kamis, 02 April 2026 | 22:57
Kamis, 02 April 2026 | 22:39
Kamis, 02 April 2026 | 22:01
Kamis, 02 April 2026 | 21:42
Kamis, 02 April 2026 | 21:31
Kamis, 02 April 2026 | 21:18
Kamis, 02 April 2026 | 21:08