Berita

Serah terima jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP). (Foto: ANTARA)

Politik

Perjalanan Panjang AM Putranto dari Medan Tempur ke Istana

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 13:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Suasana haru menyelimuti ruang serah terima jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Jakarta, Kamis, 18 September 2025. Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto, atau akrab disapa AM Putranto, tak kuasa menahan air mata saat berpamitan dengan jajaran staf.

Reshuffle Kabinet Merah Putih jilid III yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto sehari sebelumnya resmi mengakhiri kiprah AM Putranto di lingkaran Istana. Posisi strategis itu kini diisi oleh wakilnya, M Qodari.

Bagi pria kelahiran Jember, 26 Februari 1964 itu, KSP bukan sekadar kantor, melainkan rumah kedua tempat ia mengabdi setelah puluhan tahun menorehkan jejak di TNI Angkatan Darat.


Nama AM Putranto bukan sosok asing di dunia militer. Lulusan Akabri 1987 ini pernah menempati berbagai posisi strategis, mulai dari Pangdam II/Sriwijaya hingga Komandan Kodiklat TNI AD. 

Ia juga sempat dipercaya sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto serta menjabat Komisaris PT Pindad.

Setelah pensiun pada 2022, kiprahnya justru makin dikenal publik sipil. Putranto sempat menjadi Ketua Tim Pemenangan Ahmad Luthfi–Taj Yasin Maimoen di Pilgub Jawa Tengah 2024, memperlihatkan kemampuan manuver politiknya.

Namun, di balik deretan jabatan mentereng, tangisnya hari ini menyingkap sisi manusiawi seorang jenderal. Air mata yang jatuh bukan sekadar tanda berakhirnya jabatan, melainkan simbol kedekatan emosional dengan para staf yang pernah dipimpinnya.

Kini, estafet kepemimpinan KSP berpindah ke tangan Muhammad Qodari. Publik pun menanti bagaimana duet gaya teknokratik Qodari berpadu dengan arahan langsung Presiden Prabowo.

Sementara itu, bagi AM Putranto, perjalanan pengabdian mungkin telah bergeser, tetapi semangat militernya yang tegas sekaligus humanis akan tetap dikenang di Istana.



Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya