Berita

AM Putranto dan KSP Muhammad Qodari (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Qodari Pastikan KSP Kawal Program Prioritas Prabowo

KAMIS, 18 SEPTEMBER 2025 | 13:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kepala Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kebijakan yang telah dirintis pendahulunya, AM Putranto. 

Hal itu ia sampaikan dalam acara serah terima jabatan di Kantor KSP, Jakarta, Kamis, 18 September 2025.

Qodari mengatakan, selama ini KSP terbukti memberikan manfaat nyata dalam mengawal berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk menjaga kesinambungan kebijakan yang telah berjalan.


“Jadi ini semua dilanjutkan, karena memang pemerintah Prabowo masih satu tahun ada banyak program-program baru yang tetap harus dikawal, prosesnya, tahapannya, teknokrasinya, agar perjalan dengan optimal, agar ekonomi bergerak,” ujar Qodari.

Ia mencontohkan beberapa peran KSP sebelumnya, seperti memberikan masukan bagi program Bantuan Gizi Nasional (BGN), mendukung kebijakan di Kemenkominfo, hingga mengusulkan penyaluran tunjangan guru secara langsung tanpa melalui pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, ya ratusan ribu, mungkin jutaan guru, bisa merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Lebih jauh, Qodari mengungkapkan bahwa dirinya juga menerima pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pesan itu menekankan pentingnya KSP untuk memperkuat fungsi komunikasi publik pemerintah.

“Kemarin ada pesan dari Jenderal Teddy untuk lebih KSP membantu komunikasi, membantu program-program pemerintah, keberhasilan pemerintah. Jadi, nanti insyaAllah kita akan membantu kementerian/lembaga yang ada, tupoksi-tupoksi yang sudah dikerjakan, misalnya oleh PCO. PCO tidak jalan sendiri, tetapi KSP juga akan ikut membantu,” jelasnya.

Menurut Qodari, posisi KSP yang memiliki kewenangan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh program prioritas menjadikannya strategis dalam menjembatani komunikasi pemerintah kepada publik.

“KSP itu kelebihannya, karena dia monitoring evaluasi semua program prioritas presiden, maka kemudian kita mengetahui apa-apa yang dikerjakan oleh pemerintah, apa-apa manfaat dari masing-masing program. Nah itu nanti disampaikan, dikomunikasikan,” paparnya.

Qodari menegaskan bahwa KSP tidak hanya fokus mendukung kementerian/lembaga dalam meningkatkan kinerja, tetapi juga memastikan capaian pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Jadi kita bukan hanya terdalam, artinya membantu KL-KL untuk bisa memperbaiki kinerja, program, tetapi juga insyaAllah komunikasi, agar dipahami oleh masyarakat dan mudah-mudahan mendapatkan dukungan yang lebih luas,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya