Berita

Menko Polkam Djamari Chaniago (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Ini Pesan Prabowo untuk Djamari usai Dilantik Jadi Menko Polkam

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 19:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9). 

Usai dilantik, Djamari membocorkan pesan khusus yang disampaikan langsung oleh Presiden kepadanya.

Djamari mengatakan, Prabowo berpesan agar dirinya memanfaatkan sisa usia untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara tanpa memikirkan kepentingan pribadi.


“Arahan dari beliau, gunakan sisa umur untuk kepentingan bangsa dan negara. Berapa umur saya ada yang tahu? 77 tahun, sebentar lagi. 77 tahun. Gunakan sisa umur itu untuk tetap mengabdi kepada bangsa dan negara. Tidak ada istilah-istilah yang lain,” ujar Djamari kepada wartawan usai pelantikan.

Ia mengaku, sejak awal komunikasi dengan Presiden Prabowo sebelum penunjukan, pesan yang disampaikan tetap sama yakni memanfaatkan sisa waktu yang dimiliki untuk memberikan pengabdian terbaik.

“Pesannya itu tadi, ayo kita sama-sama perbaiki, walau saya tahu kita sudah berusia sekian. Sisa umur itu kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan bangsa dan negara,” kata dia.

Terkait situasi keamanan yang belakangan diwarnai sejumlah kerusuhan, Djamari belum memberikan banyak tanggapan. Ia menyebut akan mempelajari kondisi dan laporan lengkap setelah resmi bekerja di kantor Menko Polkam.

“Ya itu nantilah, saya kan belum ke kantor,” ucapnya singkat.

Djamari menambahkan, salah satu perhatian utama ke depan adalah memastikan koordinasi antar aparat TNI dan Polri berjalan solid. Namun ia menegaskan bahwa hal itu membutuhkan dukungan semua pihak.

“Kita harus bersatu, enggak ada lagi cerita lain. Kalau kita ingin menjadi bangsa yang baik, mari kita bersatu bersama-sama menghadapi persoalan bangsa ke depan,” tegas Djamari.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya