Berita

Duke of Kent tiba saat peti jenazah Duchess of Kent disemayamkan dalam Misa Requiem yang diadakan untuknya di Katedral Westminster, London, Selasa, 16 September 2025. (Foto: Associated Press/Aaron Chown)

Dunia

Keluarga Kerajaan Inggris Berkumpul dalam Duka

RABU, 17 SEPTEMBER 2025 | 06:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seluruh anggota keluarga kerajaan Inggris berkumpul di London untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Katharine, Duchess of Kent, yang meninggal awal September lalu.

Dikutip dari Associated Press, Rabu 17 September 2025, Raja Charles memimpin keluarga besar saat tiba di Katedral Westminster pada Selasa waktu setempat. Upacara ini menjadi pemakaman Katolik pertama bagi anggota keluarga kerajaan dalam sejarah Inggris modern.

Ratu Camilla batal hadir di menit terakhir karena sakit sinusitis, sehingga Raja Charles datang ditemani sekretaris pribadinya, Sir Clive Alderton.


Yang cukup mengejutkan, Pangeran Andrew juga hadir bersama mantan istrinya, Sarah Ferguson. Keduanya terlihat berjalan bersama menuju katedral dan berbincang dengan pendeta sebelum duduk. 

Pangeran Andrew jarang tampil di acara kerajaan sejak skandal tuduhan pelecehan seksual yang mencoreng namanya.

Selain itu, Putri Anne dan suaminya, Sir Timothy Laurence, juga hadir, begitu pula Duke dan Duchess of Gloucester. Sophie, Duchess of Edinburgh, ikut hadir bersama Pangeran dan Putri Wales.

Katharine menikah dengan Pangeran Edward, Duke of Kent, pada tahun 1961. Mereka memiliki tiga anak: Lady Helen Taylor, Lord Nicholas Windsor, dan George Windsor, Earl of St Andrews.

Selama beberapa dekade, Katharine aktif sebagai anggota senior keluarga kerajaan, namun kemudian memilih mundur dari kehidupan resmi untuk mengajar musik di Hull, Inggris timur laut. 

Ia dikenal sebagai pianis, organis, dan penyanyi, serta mendirikan lembaga amal Future Talent untuk membantu musisi muda mendapatkan kesempatan dan instrumen musik.

Sejak 2002, ia resmi pensiun dari gelar kerajaan dan lebih banyak hidup sederhana. Katharine meninggal di Istana Kensington di usia 92 tahun pada 4 September 2025, dikelilingi keluarganya.

Meskipun keluarga kerajaan terkenal beragama Protestan,  Katherine pindah agama menjadi Katolik pada tahun 1994, yang menjadikan Misa Requiemnya bersejarah.

Paus Leo XIV mengirimkan pesan kepada Raja Charles dan keluarga Duchess, yang dibacakan selama kebaktian oleh Uskup Agung Miguel Maury Buendia, Nuncio Apostolik untuk Inggris Raya.

"Saya bersedih mendengar wafatnya Yang Mulia Duchess of Kent, dan saya menyampaikan belasungkawa yang tulus, disertai jaminan kedekatan doa saya, kepada Yang Mulia, Anggota Keluarga Kerajaan, dan khususnya kepada suaminya, Duke of Kent, beserta anak-anak dan cucu-cucu mereka di masa duka ini," tulis Paus.

Anggota keluarga kerajaan berdiri di luar gereja saat peti jenazah anyaman yang dibungkus bendera kerajaan ditempatkan di bagian belakang mobil jenazah yang menuju Windsor.

Yang Mulia akan dimakamkan di Royal Burial Ground di Frogmore.?

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya