Berita

Ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ali Hanafiah. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Ketum KNPI Ali Hanafiah Diusulkan Gantikan Dito Ariotedjo jadi Menpora

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 16:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kekosongan kursi Menteri Pemuda dan Olahraga usai dicopotnya Dito Ariotedjo masih menjadi topik hangat. Utamanya soal siapa tokoh yang tepat untuk mengisi kursi kosong itu.

Salah satu tokoh yang didorong dan dipandang tepat menggantikan Dito sebagai Menpora adalah Ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ali Hanafiah.

Pandangan itu, salah satunya disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-Washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian. 


Kata Amin, rekam jejak dan dedikasi Ali Hanafiah selama ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang kuat, pemahaman mendalam terhadap isu-isu kepemudaan, serta keberpihakan yang nyata terhadap pembangunan karakter dan prestasi generasi muda Indonesia.

“Ali Hanafiah bukan hanya paham masalah, tapi juga punya visi dan komitmen yang jelas terhadap kemajuan pemuda. Ia dekat dengan akar rumput dan selalu hadir di tengah anak muda,” ujar Amin kepada wartawan, Senin 15 September 2025.

Amin mengungkapkan Ali Hanafiah juga dapat berkomunikasi kepada berbagai pihak, hal ini akan menjadi modal utama bahwa beliau layak untuk menempati jabatan Menpora.

Di berbagai kesempatan, masih kata Amin, Ali Hanafiah dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong program pemberdayaan pemuda berbasis daerah, penguatan peran pemuda dalam pembangunan nasional, hingga dukungan konkret terhadap olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi.

Bahkan, sambungnya, dukungan terhadap Ali Hanafiah juga menguat di media sosial, di mana berbagai tagar seperti #AliHanafiahUntukMenpora menjadi perbincangan hangat. 

"Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa publik menginginkan figur yang mampu mengakselerasi perubahan di Kemenpora, dengan pendekatan yang lebih kolaboratif, transparan, dan progresif," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya