Berita

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Fresh Graduate Bisa Ikut Program Magang Pemerintah, Digaji Setara UMP

SENIN, 15 SEPTEMBER 2025 | 16:28 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah resmi meluncurkan program magang bagi lulusan baru perguruan tinggi sebagai bagian dari Paket Ekonomi 2025. 

Program ini ditujukan bagi fresh graduate maksimal satu tahun, baik lulusan S1 maupun D3, dengan target penerima manfaat sebanyak 20 ribu orang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program ini merupakan salah satu dari delapan program akselerasi pembangunan yang diputuskan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 15 September 2025.


“Nah dari 8 program akselerasi pembangunan tersebut, yang pertama adalah magang lulusan daripada perguruan tinggi dengan kriteria maksimum fresh graduate 1 tahun, apakah itu S1, D3, dan yang lain, itu dilink and matchkan dengan dikerjasamakan dengan sektor industri,” jelas Airlangga.

Menurutnya, peserta magang akan mendapatkan insentif berupa uang saku setara Upah Minimum Provinsi (UMP) selama enam bulan. Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp198 miliar untuk tahap pertama.

“Penerima manfaat di tahap pertama 20 ribu orang, dan selama proses bekerja diberikan uang satu sebesar UMP. Dan ini untuk 6 bulan, dan anggarannya sudah disediakan sebesar Rp198 miliar,” tambahnya.

Program magang ini menjadi salah satu prioritas dalam Paket Ekonomi 2025 yang berfokus pada percepatan pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja. 

Selain magang, pemerintah juga menyiapkan dukungan fiskal, bantuan sosial, serta perluasan akses pembiayaan untuk masyarakat dan pelaku usaha.

Airlangga menjelaskan, selain delapan program akselerasi di tahun ini, pemerintah juga merancang empat program lanjutan hingga 2026, serta lima program unggulan yang secara khusus ditujukan untuk memperluas penyerapan tenaga kerja.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya