Berita

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. (Foto: Setkab)

Politik

Emir Moeis:

Beban Pak Prabowo Amat Berat

MINGGU, 14 SEPTEMBER 2025 | 23:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Politikus senior PDIP Izedrik Emir Moeis menilai Presiden Prabowo Subianto punya beban dan tanggung jawab berat ketika menjadi presiden di era saat ini.

"Saya kenal baik dengan beliau (Prabowo). Saya lihat bebannya berat namun ideologi dan nasionalismenya tinggi. Cukup punya jiwa sosialis juga," kata Emir Moeis ketika ditemui Kantor Berita Politik RMOL di kawasan Penjernihan, Jakarta, Minggu, 14 September 2025.

Saat ini, situasi di dalam dan di luar negeri sama-sama mengkhawatirkan. Bukan hanya sebatas politik, urusan ekonomi masyarakat juga masih sulit dikendalikan pemerintah.


Maka untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, Emir Moeis menilai pemerintah perlu menanamkan ideologi politik marhaenisme, yakni melawan segala bentuk penindasan, kapitalisme, dan imperialisme.

"Ada masalah ketidakadilan. Rakyat kecil dipajakin sementara para penambang bisa dengan enaknya (mengambil kekayaan alam). Di sini sebetulnya marhaenisme punya peran," jelasnya.

Kondisi ini tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga di dunia internasional.

"Setelah saya lihat geopolitik internasional, ini cukup mengkhawatirkan," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya