Berita

Tim Gabungan Jatanras Polda Metro Jaya menangkap lima orang buronan kelas kakap asal Sri Lanka di salah satu apartemen di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Foro: Humas Polda Metro Jaya)

Presisi

Polisi Tangkap Lima Buronan Kelas Kakap Sri Lanka

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2025 | 03:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pelarian lima buronan kriminal nomor satu Sri Lanka berakhir di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mereka ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Metro Jaya, Hubinter (Interpol) Mabes Polri, dan Kepolisian Khusus Sri Lanka.

"Mereka ditangkap di salah satu apartemen di kawasan Kebon Jeruk," kata kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Kamis 11 September 2025.

Lima buronan tersebut langsung dipaksa polisi untuk tengkurap untuk kemudian tangannya diborgol.


“We want check ID,” kata salah seorang polisi kepada mereka.

Mereka yang ditangkap adalah Mandinu Padmasiri alias Kehelbaddara Padme, Commando Salintha, Backhoe Saman, Thembili Lahiru, dan Kudu Nilantha.

Mandinu cs diketahui bukan penjahat kemarin sore. Sebab mereka terlibat dalam jaringan narkotika internasional dan diduga bertanggung jawab atas sejumlah kasus pembunuhan di Sri Lanka. 

Lima buronan tersebut langsung diboyong ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk diserahkan ke aparat Sri Lanka di Bandara Internasional Bandaranaike (BIA), Katunayake.

"(Pemulangan) dikawal ketat oleh Departemen Investigasi Kriminal (CID) untuk proses lebih lanjut," kata Ade Ary.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya