Berita

Mukhamad Misbakhun (depan tengah), Fauzi Amroh (belakang kiri) dan Mohamad Hekal. (Foto: wikipedia/fraksigerindra.id/nasdemdprri.id)

Politik

Pimpinan Komisi XI DPR Kompak Bungkam soal Kunjungan Tertutup ke Austria yang Menelan Korban Jiwa

RABU, 10 SEPTEMBER 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pimpinan Komisi XI DPR kompak memilih bungkam saat diminta keterangan terkait kunjungan tertutup ke Austria di saat situasi Jakarta memanas akibat aksi massa memprotes tunjangan anggota dewan. Diketahui, seorang mahasiswa Indonesia bernama Muhammad Athaya Helmi Nasution meninggal dunia saat bertugas mendampingi rombongan.

"Aku nggak mau jawab yang itu, ya," ucap Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun kepada di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 9 September 2024.

Di hari yang sama permintaan klarifikasi disampaikan kepada Wakil Ketua Komisi XI DPR Fauzi Amroh. Dari ujung telepon politisi Partai Nasdem yang kabarnya ikut berangkat ke Austria ini berkilah akan memberikan pernyataan lewat rilis.


Wakil Ketua Komisi XI DPR lainnya Mohamad Hekal yang bahkan disebut-sebut memimpin rombongan malah sama sekali tidak memberikan respons. Hekal yang juga anggota Fraksi Partai Gerindra enggan mengangkat telepon dan membalas pesan elektronik permintaan klarifikasi.

Kunjungan dan peleserian belasan anggota Komisi XI DPR bersama mitra kerja dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan ke Wina, Austria pada 25-27 Agustus 2025 berbuntut panjang. Seorang mahasiswa Indonesia bernama Muhammad Athaya Helmi Nasution meninggal dunia saat bertugas mendampingi rombongan.

Kabar meninggalnya Athaya dikonfirmasi kebenarannya oleh Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha.

“Kementerian Luar Negeri menyampaikan duka cita atas wafatnya seorang mahasiswa Indonesia atas nama Muhammad Athaya Helmi Nasution di Wina, Austria pada tanggal 27 Agustus 2025,” kata Judha.

Menurut informasi yang diterima dari otoritas setempat, hasil otopsi menunjukkan bahwa Athaya meninggal karena dugaan kejang (suspected seizure).

Judha menyebut KBRI Wina telah memberikan bantuan kekonsuleran mulai dari pengurusan dokumen, koordinasi dengan otoritas setempat hingga pemulasaran jenazah bersama Komunitas Islam Indonesia di Wina.

“Sesuai permintaan keluarga, jenazah almarhum telah dipulangkan ke Tanah Air pada tanggal 4 September 2025,” jelasnya.

Athaya yang baru berusia 18 tahun merupakan mahasiswa Universitas Hanze, Groningen, Belanda, sekaligus anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Groningen.

Ia ditugaskan sebagai pemandu rombongan dalam rangkaian pertemuan delegasi Indonesia dengan otoritas Austria. Namun, penugasan para mahasiswa yang dilibatkan sepenuhnya dikelola pihak event organizer (EO) dari Indonesia.

Selama tiga hari Athaya mendampingi berbagai kegiatan yang bersifat tertutup, diikuti oleh belasan anggota Komisi XI DPR, OJK, dan BI.  Ia disebut bekerja dari pagi hingga malam. Pada hari terakhir kunjungan, ia mengalami kondisi medis darurat dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.

"Turut berduka atas meninggalnya salah satu anggota kami, Muhammad Athaya Helmi Nasution, yang merupakan anggota PPI Groningen, dalam rangka mendampingi sebuah kunjungan tertutup yang melibatkan pejabat publik (DPR, BI dan OJK) pada 25-27 Agustus 2025 di Wina, Austria," tulis pernyataan PPI ditandatangani Sekjen PPI Belanda Vadaukas Valubia Laudza dan Ketua PPI Groningen Yosafat Berltsazar yang diunggah di Instagram @ppibelanda.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya