Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Ad Interim Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat pada Selasa, 9 September 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Politik

Sjafrie Ucapkan Terima Kasih ke Budi Gunawan

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 20:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Ad Interim Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengaku belum bertemu Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan. 

Kendati demikian, Sjafrie mengucapkan terima kasih kepada mantan Kepala BIN itu yang telah melaksanakan tugas dengan baik selama menjadi menko.

"Saya ingin menyampaikan terima kasih pada Jenderal Purnawirawan Budi Gunawan yang telah menjalankan tugasnya dengan baik selaku Menko Polkam dan juga saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua staf khusus Menteri Koordinator Polkan yang sudah memberikan sumbangan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membantu Menko Polkam yang sudah selesai menjalankan tugasnya," kata Sjafrie di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat pada Selasa, 9 September 2025.


"Ini hari pertama saya masuk di kantor Menko Polkam, dan ini juga hari pertama saya memberikan arahan yang sebelumnya saya baru saja menerima surat penugasan sebagai Menko Polkam. Jadi saya belum melakukan komunikasi apa-apa," tambahnya.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sjafrie yang juga Menteri Pertahanan (Menhan) jadi Menko Polkam Ad Interim.

Ini berdasarkan surat keputusan dari Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi dengan nomor B-10/M/D-3/AN.00.03/09/2025 yang diteken pada Senin, 8 September 2025.

Dalam surat itu, Sjafrie menggantikan Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan yang direshuffle.

Setelah ditunjuk sebagai Menko Polkam Ad Interim, Sjafrie langsung melakukan entry briefing dengan para Deputi dan Wakil Menteri.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya