Berita

(Foto: Dok. Sarana Jaya)

Nusantara

Komitmen Sarana Jaya Perkuat Tata Kelola Berbuah Predikat Bintang 5 TOP GRC Awards 2025

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 16:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perumda Pembangunan Sarana Jaya berhasil meraih predikat Bintang 5, diikuti penghargaan The Most Committed GRC Leader 2025, dan The High Performing Board of Commissioner on GRC 2025 pada ajang TOP GRC Awards 2025 yang diselenggarakan Majalah TopBusiness bersama lembaga dan asosiasi profesional GRC Indonesia. 

Penghargaan ini adalah hasil dari komitmen dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang akuntabel, manajemen risiko yang terukur, serta kepatuhan terhadap regulasi.

Acara penyerahan penghargaan ini dihadiri Andira Reoputra selaku Direktur Utama Sarana Jaya, Irwan Agustuslan selaku Direktur Administrasi dan Keuangan Sarana Jaya, serta Andi Muh. Iqbal Arief selaku Ketua Dewan Pengawas Sarana Jaya.


Pencapaian ini menunjukkan peningkatan signifikan bagi Sarana Jaya, setelah pada tahun 2024 perusahaan baru memperoleh penghargaan dengan predikat 3 Bintang.

Lonjakan prestasi tersebut menjadi bukti nyata konsistensi Sarana Jaya dalam memperkuat implementasi Governance, Risk Management, dan Compliance (GRC) secara menyeluruh.

Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Andira Reoputra, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh insan perusahaan. 

“Predikat Bintang 5 dalam TOP GRC Awards 2025 ini menjadi bukti nyata transformasi yang sedang kami jalankan,” ujar Andira dalam keterangan tertulis, Selasa 9 September 2025.

Lebih lanjut, Sarana Jaya menegaskan bahwa penerapan GRC merupakan prioritas strategis yang selaras dengan roadmap transformasi perusahaan. 

Implementasi ini mencakup tata kelola berintegritas, manajemen risiko berbasis ISO 31000, sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001, manajemen mutu ISO 9001, serta penguatan keterbukaan informasi publik melalui sistem pengaduan yang dikelola perusahaan.

Sebagai landasan penerapan, Sarana Jaya telah melengkapi diri dengan berbagai instrumen fundamental GRC, mulai dari Pedoman Tata Kelola Perusahaan (GCG), Board Manual, Code of Conduct, Pedoman Pengendalian Gratifikasi, Pedoman Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Prosedur Keuangan melalui Sistem Informasi Akuntansi dan Pelaporan (SIAP), kebijakan pengadaan barang/jasa, mekanisme pengendalian internal, kepatuhan pelaporan LHKPN, hingga dokumen kepatuhan lainnya. 

Seluruh instrumen ini menjadi pondasi penting agar Sarana Jaya senantiasa berintegritas, transparan, akuntabel, dan mampu menjalankan tata kelola korporasi yang berkelanjutan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya