Berita

Anggota Komisi I DPR Okta Kumala Dewi. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Komisi I DPR: Ferry Irwandi Perlu Diajak Kolaborasi

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 15:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR menyoroti langkah Satuan Siber TNI yang sempat melakukan konsultasi dengan Polda Metro Jaya terkait dugaan pidana yang dikaitkan dengan konten kreator Ferry Irwandi.

Terkait itu, Anggota Komisi I DPR Okta Kumala Dewi menilai dari informasi yang beredar, satuan siber TNI baru sebatas konsultasi dengan aparat kepolisian dan belum ada laporan resmi. 

“Jika kita lihat prosesnya ini masih tahap konsultasi atas temuan yang ada. Jadi, belum bisa dikatakan sudah ada proses hukum  untuk mempidanakan sehingga belum bisa kita simpulkan dugaan adanya kriminalisasi terhadap saudara Ferry Irwandi yang memicu spekulasi dan kegaduhan di ruang publik,” ujar Okta kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 9 September 2025.


“Anak-anak muda yang punya keahlian di ruang digital seperti Ferry seharusnya diajak berkolaborasi untuk memperkuat ketahanan nasional, khususnya dalam mengungkap aktor-aktor yang memprovokasi kerusuhan demonstrasi melalui ruang digital. Bukan justru dihadapkan pada dugaan tindak pidana,” tambahnya.
 
Lebih lanjut, ia mengingatkan kembali bahwa Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di ruang digital memiliki semangat yang berbeda dengan penegakan hukum. 

“Ruang digital dalam OMSP adalah bagian dari dimensi pertahanan, bukan keamanan. Karena itu, setiap temuan perlu dipastikan dulu apakah ada kaitannya dengan ancaman pertahanan siber negara. Jika tidak, seharusnya Satuan Siber TNI tidak perlu melaporkan secara kelembagaan karena itu bukan kewenangannya,” tegasnya. 

Legislator PAN ini juga melihat substansi konten yang diproduksi oleh Ferry Irwandi. Menurutnya, apa yang disampaikan Ferry selama ini lebih kepada aspirasi konstruktif. 

“Kami justru melihat dalam beberapa kesempatan, baik di media TV maupun kontennya, Ferry dengan keahliannya mampu membantu memetakan siapa pihak yang diduga memprovokasi ruang digital hingga menimbulkan kericuhan saat demonstrasi,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya