Berita

(Foto: Dok. BNI Xpora)

Bisnis

UMKM Furnitur Asal Klaten Tembus Pasar Ekspor Berkat BNI Xpora

SELASA, 09 SEPTEMBER 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat perannya dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar global lewat BNI Xpora.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa BNI Xpora tidak hanya memberi pembiayaan, tetapi juga mendampingi UMKM lewat konsultasi bisnis dan business event. 

Dukungan pada UMKM ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, serta pemberantasan kemiskinan.


“Sepanjang 2025, perhatian utama kami adalah memberikan layanan konsultasi bisnis dan menghadirkan business event yang membuka ruang lebih besar bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing serta merasakan dampak bisnis secara nyata,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis, Selasa 9 September 2025.

Salah satu kisah sukses yang lahir dari pendampingan perseroan melalui program BNI Xpora adalah CV Ganesha Home, produsen furnitur asal Klaten, Jawa Tengah, yang kini rutin mengirimkan produk hingga delapan kontainer per bulan ke mancanegara.

Direktur CV Ganesha Home Awwalin Nurrieza Winata atau akrab disapa Icha, menuturkan bahwa meskipun perusahaan baru berdiri resmi pada 2022, bisnis ini sesungguhnya telah berakar sejak 1998 sebagai usaha keluarga yang berorientasi ekspor.

“Pembeli kami terutama adalah pedagang segmen grosir, pedagang retail, jaringan toko, dan lainnya,” tuturnya.

Produk unggulan Ganesha Home mencakup furnitur rumah tangga, dekorasi interior, hingga kerajinan tangan. Tidak hanya fungsional, perusahaan ini juga memproduksi berbagai aksesori hiasan rumah, seperti lampu, vas, keranjang, hingga peralatan dapur. 

Keunggulan produk terletak pada fleksibilitas penggunaannya, baik di dalam maupun luar ruangan.

Dengan keunggulan tersebut, produk Ganesha Home kini telah menembus pasar ekspor ke Australia, Chile, Jepang, Prancis, Yunani, Namibia, Amerika Serikat, hingga Uruguay. 

Rata-rata kapasitas ekspor mencapai delapan kontainer per bulan, dengan nilai per kontainer hingga 20.000 Dolar AS. Artinya, potensi ekspor Ganesha Home dapat menyentuh 160.000-200.000 Dolar AS per bulan.

Untuk memperluas pasar, Ganesha Home aktif mengikuti berbagai pameran dan business matching, baik di level nasional maupun internasional. 

Dalam hal ini, BNI memiliki peran penting melalui program BNI Xpora, yang tidak hanya mempertemukan pelaku UMKM dengan calon pembeli, tetapi juga memperluas ekspansi lewat portal digital.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya